Nama asam paoh ini kemudian terus berkembang dan karena dialek masyarakat melayu hingga menjadi nama mempawah yang kita kenal sekarang
Faktor Kedua, berdasarkan faktor fakta sejarah dari kata di bawah atau membawah, hal tersebut dilatar belakangi dari peristiwa berpindahnya istana di atas bukit gunung kandang atau sebukit rama (makam Opu Daeng Manambon sekarang) ke 'bawah' atau 'membawah' turun ke bawah kampung brunai pulau pedalaman mempawah, (Kerajaan Amantubillah sekarang)
Perpindahan pusat pemerintah dari Sebukit Rama ke Kampung Brunai
Pedalam terjadi pada awal pemerintah Penembahan Adi Jaya Kesuma Wijaya
yang menggantikan Opu Daeng Manambon yang telah wafat pada 26 Safar 1175
H bertepatan dengan 1761 M.